always remember
 always remember

always remember

comely
comely

comely

ons
ons

ons

loves
loves

loves

lovely
lovely

lovely

confuse
confuse

confuse

raining
raining

raining

fakings
fakings

fakings

they said
they said

they said

funniest
funniest

funniest

🔥 | Latest

unesco: jackanthfern: outofcontextarthur: muffy’s lunch consists of three sandwiches and a bread roll SCREAMING Muffy sis…………..the carbs UNESCO recognizes this post as a patronage to humanity 
unesco: jackanthfern:
outofcontextarthur:

muffy’s lunch consists of three sandwiches and a bread roll

SCREAMING Muffy sis…………..the carbs

UNESCO recognizes this post as a patronage to humanity 

jackanthfern: outofcontextarthur: muffy’s lunch consists of three sandwiches and a bread roll SCREAMING Muffy sis…………..the carbs UNESC...

unesco: D-O-D Menolak Sejarah Omong Kosong Pangeran Diponegoro HUMANDoD Kisah hidup Pangeran Diponegoro dipenuhi misteri dan mitos. Kalah akibat dicurangi pada pertemuan di Magelang oleh Belanda, Pangeran Diponegoro pernah dianggap sebagai pemberontak cukup lama. Bahkan, kisah yang kemudian beredar serta dimasukkan dalam pelajaran sejarah di sekolah, Pangeran Diponegoro memberontak akibat tanah makam leluhurnya bakal dijadikan jalan raya oleh Belanda. Hal ini seperti mengecilkan peran sang pangeran dalam Perang Jawa 1825-1830 yang sangat terkenal tersebut. Tidak hanya karena lamanya durasi perang yang mencapai 5 tahun, Perang Jawa disebut sangat besar dan melelahkan lantaran besarnya biaya yang dihabiskan. Perang Jawa membuat kas Belanda terkuras, hingga dibutuhkan Tanam Paksa untuk mengembalikan uang kas yang kosong melompong. Pameo umum mengatakan sejarah ditulis oleh pemenang. Banyak tulisan, babad, tambo serta kitab dari berbagai penguasa baik yang ditulis sendiri maupun oleh juru tulis penuh puji-pujian dengan tujuan meningkatkan citra dirinya sendiri. Fakta mengenai Pangeran Diponegoro yang selama ini kita ketahui dalam pelajaran di bangku sekolah, ternyata sangat berbeda dan benar-benar salah. Misalnya saja, selain soal tanah makam, Pangeran Diponegoro disebutkan melawan Belanda karena dia ingin menjadi raja. Peter Carey, profesor tamu di Universitas Indonesia mengatakan, Pangeran Diponegoro menganggap dirinya sebagai Ratu Adil yang ditakdirkan membela rakyat Jawa dari penindasan. Tindakannya murni benar-benar ingin membela rakyat kecil. Perjuangan Diponegoro sangat sulit dikalahkan, sampai-sampai Belanda perlu menerapkan strategi khusus yang penuh tipu muslihat. Perjuangannya pada saat itu didukung tiga kelompok masyarakat, yakni: para bangsawan, rakyat, dan ulama. Pesona sang pangeran membuatnya tidak hanya ditakuti, tapi juga disegani oleh lawan. Wardiman Djojonegoro, pengusul Babad Diponegoro sebagai warisan dunia Unesco, mengatakan penelitian Peter Carey membuka wawasan baru terhadap pendapat para sejarawan Belanda yang sudah diyakini sebelumnya. Next🔻
unesco: D-O-D
 Menolak Sejarah
 Omong Kosong
 Pangeran Diponegoro
HUMANDoD Kisah hidup Pangeran Diponegoro dipenuhi misteri dan mitos. Kalah akibat dicurangi pada pertemuan di Magelang oleh Belanda, Pangeran Diponegoro pernah dianggap sebagai pemberontak cukup lama. Bahkan, kisah yang kemudian beredar serta dimasukkan dalam pelajaran sejarah di sekolah, Pangeran Diponegoro memberontak akibat tanah makam leluhurnya bakal dijadikan jalan raya oleh Belanda. Hal ini seperti mengecilkan peran sang pangeran dalam Perang Jawa 1825-1830 yang sangat terkenal tersebut. Tidak hanya karena lamanya durasi perang yang mencapai 5 tahun, Perang Jawa disebut sangat besar dan melelahkan lantaran besarnya biaya yang dihabiskan. Perang Jawa membuat kas Belanda terkuras, hingga dibutuhkan Tanam Paksa untuk mengembalikan uang kas yang kosong melompong. Pameo umum mengatakan sejarah ditulis oleh pemenang. Banyak tulisan, babad, tambo serta kitab dari berbagai penguasa baik yang ditulis sendiri maupun oleh juru tulis penuh puji-pujian dengan tujuan meningkatkan citra dirinya sendiri. Fakta mengenai Pangeran Diponegoro yang selama ini kita ketahui dalam pelajaran di bangku sekolah, ternyata sangat berbeda dan benar-benar salah. Misalnya saja, selain soal tanah makam, Pangeran Diponegoro disebutkan melawan Belanda karena dia ingin menjadi raja. Peter Carey, profesor tamu di Universitas Indonesia mengatakan, Pangeran Diponegoro menganggap dirinya sebagai Ratu Adil yang ditakdirkan membela rakyat Jawa dari penindasan. Tindakannya murni benar-benar ingin membela rakyat kecil. Perjuangan Diponegoro sangat sulit dikalahkan, sampai-sampai Belanda perlu menerapkan strategi khusus yang penuh tipu muslihat. Perjuangannya pada saat itu didukung tiga kelompok masyarakat, yakni: para bangsawan, rakyat, dan ulama. Pesona sang pangeran membuatnya tidak hanya ditakuti, tapi juga disegani oleh lawan. Wardiman Djojonegoro, pengusul Babad Diponegoro sebagai warisan dunia Unesco, mengatakan penelitian Peter Carey membuka wawasan baru terhadap pendapat para sejarawan Belanda yang sudah diyakini sebelumnya. Next🔻

HUMANDoD Kisah hidup Pangeran Diponegoro dipenuhi misteri dan mitos. Kalah akibat dicurangi pada pertemuan di Magelang oleh Belanda, Pang...

unesco: the floor is Ivanka UNESCO <p>The floor is Ivanka via /r/dank_meme <a href="http://ift.tt/2gFv9ai">http://ift.tt/2gFv9ai</a></p>
unesco: the floor is Ivanka
 UNESCO
<p>The floor is Ivanka via /r/dank_meme <a href="http://ift.tt/2gFv9ai">http://ift.tt/2gFv9ai</a></p>

<p>The floor is Ivanka via /r/dank_meme <a href="http://ift.tt/2gFv9ai">http://ift.tt/2gFv9ai</a></p>

unesco: The World as 100 People over the last two centuries Our World in Data Extreme Povert Democracy 6 not living in extreme poverty 90 not living in extreme poverty 99 not living in a democracy 44 not living in a democracy 56 livi İVİng in a democracy 94 living in extreme poverty 10 living in extreme poverty 1 living in a democracy 1820 1840 1860 1880 1900 920 940 960 1960 2000 2015 1820 1840 1860 1880 900 920 940 960 1960 2000 2015 Basic Education Vaccination against diphtherio, pertussis (whooping cough), and tetanus 14 have not attained any education 14 not vaccinated 83 have not attained any education 86 vaccinated 86 have basic education or more 17 have basic 0 vaccinated education or more 1820 1840 1860 1880 1900 1920 1940 1960 190 2000 2015 1820 1840 80 8 900 1920 940 1960 1980 2000 2015 Literacy Child Mortality 15 are not able to read 57 survive the first 5 years of life 96 survive the first 5 years of life 88 are not able to read 85 are able to read 43 die before they are 5 years old 12 are able to read 4 die before they are 5 years old 1820 1840 1860 1880 900 920 940 1960 90 2000 2014 1820 1840 160 1880 900 920 1940 960 960 2000 2015 7.4 Blition Data sources: Extreme Poverty: 8 urguignon & Morrison (2002) up to 1970 world Bank 1981 and later 2015 is a projection). Vaccination: WHO (Global data are available for 1980 to 2015-the DPT3 vaccination was licenced in 1949) Education: OECD for the period 1820 to 1960. IIASA for the time thereafter Literacy: OECD for the period 1820 to 1990. UNESCO for 2004 and later The world population increased 6.8-fold over these 2 centuries All these visualizations are from OurWorldInData.org an online publication that presents the empirical evidence on how the world is changing. calcluation of global population share De Colonialism: Wimmer and Min (own calcluation of global population share) Continent: HYDE database Child mortality: up to 1960 own caluclations based on Gapminder; World Bank thereafter cracy Politiy Ⅳ index o 1.7 8on 1.1 8on Licensed under CC-BY-SA by the author Max Roser. 820 <p><a href="http://www.americaninfographic.com/post/164006123389/getting-better" class="tumblr_blog">americaninfographic</a>:</p> <blockquote><p><a href="https://ourworldindata.org">Getting Better</a></p></blockquote>
unesco: The World as 100 People
 over the last two centuries
 Our World
 in Data
 Extreme Povert
 Democracy
 6 not living in
 extreme poverty
 90 not living in
 extreme poverty
 99 not living
 in a democracy
 44 not living
 in a democracy
 56 livi
 İVİng
 in a democracy
 94 living in
 extreme poverty
 10 living in
 extreme poverty
 1 living
 in a democracy
 1820 1840 1860 1880 1900 920 940 960 1960 2000 2015
 1820 1840 1860 1880 900 920 940 960 1960 2000 2015
 Basic Education
 Vaccination against diphtherio, pertussis (whooping cough), and tetanus
 14 have not attained
 any education
 14 not vaccinated
 83 have not attained
 any education
 86 vaccinated
 86 have basic
 education or more
 17 have basic
 0 vaccinated
 education or more
 1820 1840 1860 1880 1900 1920 1940 1960 190 2000 2015
 1820 1840 80 8 900 1920 940 1960 1980 2000 2015
 Literacy
 Child Mortality
 15 are not able
 to read
 57 survive the first
 5 years of life
 96 survive the
 first 5 years of life
 88 are not able
 to read
 85 are able
 to read
 43 die before they
 are 5 years old
 12 are able
 to read
 4 die before they
 are 5 years old
 1820 1840 1860 1880 900 920 940 1960 90 2000 2014
 1820 1840 160 1880 900 920 1940 960 960 2000 2015
 7.4 Blition
 Data sources:
 Extreme Poverty: 8 urguignon & Morrison (2002) up to 1970 world Bank 1981 and later 2015 is a projection).
 Vaccination: WHO (Global data are available for 1980 to 2015-the DPT3 vaccination was licenced in 1949)
 Education: OECD for the period 1820 to 1960. IIASA for the time thereafter
 Literacy: OECD for the period 1820 to 1990. UNESCO for 2004 and later
 The world population
 increased 6.8-fold
 over these 2 centuries
 All these visualizations are from OurWorldInData.org an online
 publication that presents the empirical evidence on how the
 world is changing.
 calcluation of global population share
 De
 Colonialism: Wimmer and Min (own calcluation of global population share)
 Continent: HYDE database
 Child mortality: up to 1960 own caluclations based on Gapminder; World Bank thereafter
 cracy
 Politiy Ⅳ index
 o
 1.7 8on
 1.1 8on
 Licensed under CC-BY-SA by the author Max Roser.
 820
<p><a href="http://www.americaninfographic.com/post/164006123389/getting-better" class="tumblr_blog">americaninfographic</a>:</p>

<blockquote><p><a href="https://ourworldindata.org">Getting Better</a></p></blockquote>

<p><a href="http://www.americaninfographic.com/post/164006123389/getting-better" class="tumblr_blog">americaninfographic</a>:</p> <block...

unesco: D-C-D DARK SIDE OF DIMENSION okinoshima Pulau Terlarang Untuk Dikuniungi Perempuan Pulau Okinoshima di Jepang dianggap sebagai tempat suci yang sangat terlarang untuk dikunjungi kaum perempuan. Namun baru-baru ini, pulau tersebut ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Lalau kenapa Pulau Okinoshima terlarang untuk dikunjungi perempuan? Singkat cerita, di pulau itu terdapat Kuil Okitsu yang dibangun pada abad ke-17 dengan tujuan untuk mendoakan kesele amatan para pelaut yang berlayar. Kaum laki-laki harus membuka seluruh pakaiannya ketika memasuki pulau tersebut untuk melakukan ritual pembersihan diri. Sebelum didirikan Kuil Okitsu, Pulau Okinoshima sejak dari dulu sudah digunakan untuk mendoakan kapal-kapal agar selamat, khususnya bagi kapal yang berlayar untuk melakukan perdagangan dengan Korea dan China. Di pulau ini terdapat sekitar 8.000 artefak yang dibawa dari berbagai negara sebagai persembahan, mulai dari cermin, pedang, dan cincin emas dari Semenanjung Korea. Sayangnya, pulau ini tidak bebas dikunjungi oleh sembarang orang. Hanya satu hari saja pulau ini boleh dikunjungi dalam setahun, yaitu pada 27 Mei. Jumlah pengunjungnya pun dibatasi, yaitu sekitar 200 orang saja yang boleh berkunjung. Para pengunjung nantinya diwajibkan untuk melakukan ritual pembersihan diri di laut. Dan yang lebih kontroversialnya lagi, pulau ini hanya boleh dikunjungi laki-laki saja, alias perempuan dilarang di pulau ini. Meskipun pulau ini sangat terisolasi, tapi ada satu penghuni di pulau tersebut, yaitu seorang pendeta Shinto. Sumber: http:-www.wowmenariknya.com
unesco: D-C-D
 DARK SIDE
 OF DIMENSION
 okinoshima
 Pulau Terlarang
 Untuk Dikuniungi
 Perempuan
Pulau Okinoshima di Jepang dianggap sebagai tempat suci yang sangat terlarang untuk dikunjungi kaum perempuan. Namun baru-baru ini, pulau tersebut ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Lalau kenapa Pulau Okinoshima terlarang untuk dikunjungi perempuan? Singkat cerita, di pulau itu terdapat Kuil Okitsu yang dibangun pada abad ke-17 dengan tujuan untuk mendoakan kesele amatan para pelaut yang berlayar. Kaum laki-laki harus membuka seluruh pakaiannya ketika memasuki pulau tersebut untuk melakukan ritual pembersihan diri. Sebelum didirikan Kuil Okitsu, Pulau Okinoshima sejak dari dulu sudah digunakan untuk mendoakan kapal-kapal agar selamat, khususnya bagi kapal yang berlayar untuk melakukan perdagangan dengan Korea dan China. Di pulau ini terdapat sekitar 8.000 artefak yang dibawa dari berbagai negara sebagai persembahan, mulai dari cermin, pedang, dan cincin emas dari Semenanjung Korea. Sayangnya, pulau ini tidak bebas dikunjungi oleh sembarang orang. Hanya satu hari saja pulau ini boleh dikunjungi dalam setahun, yaitu pada 27 Mei. Jumlah pengunjungnya pun dibatasi, yaitu sekitar 200 orang saja yang boleh berkunjung. Para pengunjung nantinya diwajibkan untuk melakukan ritual pembersihan diri di laut. Dan yang lebih kontroversialnya lagi, pulau ini hanya boleh dikunjungi laki-laki saja, alias perempuan dilarang di pulau ini. Meskipun pulau ini sangat terisolasi, tapi ada satu penghuni di pulau tersebut, yaitu seorang pendeta Shinto. Sumber: http:-www.wowmenariknya.com

Pulau Okinoshima di Jepang dianggap sebagai tempat suci yang sangat terlarang untuk dikunjungi kaum perempuan. Namun baru-baru ini, pulau...

unesco: D-O-D Ini Dia Warna Paling Favorit Tertinggi di Dunia Warna paling favorit di seluruh dunia adalah Marrs Green alias hijau Marrs. Itu adalah warna hijau kebiruan yang melambangkan lingkungan akuatik dangkal. Warnanya dianggap menimbulkan ketenangan dan tidak memancarkan emosi negatif sama sekali. Warna ini diberi nama serupa Annie Marrs, pekerja UNESCO dan lulusan jurusan seni dari Dundee di Skotlandia, yang mengatur intensitas corak sampai menemukan warna seperti lukisan sungai yang tenang. Banyak yang merasa bahwa warna ini sangat menarik dan para ahli menganggapnya melambangkan "akua-air". Tidak diragukan lagi bahwa ini memang warna yang menarik. Kebanyakan komentator melihatnya lebih ke arah hijau daripada biru, tapi mengatakan bahwa warna ini termasuk biru juga tidak salah menurut para ahli. Salah satu penjelasan profesional menyatakan bahwa warnanya melambangkan "akua-air". Sistem voting dilakukan di website khusus dari Inggris yang menyediakan palet warna dengan pilihan nyaris tidak terbatas. Kompetisi warna terfavorit ini diadakan oleh sebuah organisasi bayangan yang bekerja di balik layar Hull, sebuah kota di Inggris yang juga disebut sebagai Kota Kebudayaan di tahun 2017. Jauh sebelum itu, para penjelajah internet dapat mengunjungi website-nya untuk melihat sejumlah palet warna yang nyaris tidak terbatas kemudian memilih satu warna yang menurut mereka paling menyenangkan. Lebih dari 100 negara dengan total lebih dari 30.000 orang ikut serta dalam voting warna dan warna sekitaran spektrum Marrs Green itulah yang terpilih. Annie Marrs selaku penemu hue warna Marrs Green ini merasa senang warnanya diberi nama sesuai dirinya, itu salah satu hal luar biasa dalam hidupnya. Sumber: https:-science.idntimes.com
unesco: D-O-D
 Ini Dia
 Warna Paling Favorit
 Tertinggi di Dunia
Warna paling favorit di seluruh dunia adalah Marrs Green alias hijau Marrs. Itu adalah warna hijau kebiruan yang melambangkan lingkungan akuatik dangkal. Warnanya dianggap menimbulkan ketenangan dan tidak memancarkan emosi negatif sama sekali. Warna ini diberi nama serupa Annie Marrs, pekerja UNESCO dan lulusan jurusan seni dari Dundee di Skotlandia, yang mengatur intensitas corak sampai menemukan warna seperti lukisan sungai yang tenang. Banyak yang merasa bahwa warna ini sangat menarik dan para ahli menganggapnya melambangkan "akua-air". Tidak diragukan lagi bahwa ini memang warna yang menarik. Kebanyakan komentator melihatnya lebih ke arah hijau daripada biru, tapi mengatakan bahwa warna ini termasuk biru juga tidak salah menurut para ahli. Salah satu penjelasan profesional menyatakan bahwa warnanya melambangkan "akua-air". Sistem voting dilakukan di website khusus dari Inggris yang menyediakan palet warna dengan pilihan nyaris tidak terbatas. Kompetisi warna terfavorit ini diadakan oleh sebuah organisasi bayangan yang bekerja di balik layar Hull, sebuah kota di Inggris yang juga disebut sebagai Kota Kebudayaan di tahun 2017. Jauh sebelum itu, para penjelajah internet dapat mengunjungi website-nya untuk melihat sejumlah palet warna yang nyaris tidak terbatas kemudian memilih satu warna yang menurut mereka paling menyenangkan. Lebih dari 100 negara dengan total lebih dari 30.000 orang ikut serta dalam voting warna dan warna sekitaran spektrum Marrs Green itulah yang terpilih. Annie Marrs selaku penemu hue warna Marrs Green ini merasa senang warnanya diberi nama sesuai dirinya, itu salah satu hal luar biasa dalam hidupnya. Sumber: https:-science.idntimes.com

Warna paling favorit di seluruh dunia adalah Marrs Green alias hijau Marrs. Itu adalah warna hijau kebiruan yang melambangkan lingkungan...