Nord
Nord

Nord

Cazzo
Cazzo

Cazzo

Gambar
Gambar

Gambar

When Your
When Your

When Your

Nicholas
Nicholas

Nicholas

Donna
Donna

Donna

Oro
Oro

Oro

bells
 bells

bells

ost
 ost

ost

come
 come

come

🔥 | Latest

Memes, National Geographic, and Pink: DARKSIDE OF DIMENS Morand Hidup Ribuan Hari di Pulau in dan Masih Sendiri Tiada vang Meneman Mauro Morandi (78) mungkin termasuk pria tamvan dan vemverani. Bagaimana tidak, selama 28 tahun, hidup seorang diri di Pulau Budelli. Berawal ketika ia mengetahui bahwa penjaga pulau tersebut memutuskan akan berhenti dari pekerjaannya. Morandi pun mengambil alih posisi tersebut. Taman Nasional Kepulauan Maddaline meliputi tujuh pulau, dan Budelli dianggap sebagai pulau tercantik di antara semuanya berkat Spiaggia Rosa, atau Pantai Pink. Dilansir National Geographic, pada awal tahun 1990-an, Spaggia Rosa disebut sebagai tempat dengan 'nilai alam tinggi' oleh pemerintah Italia. Pantai itu ditutup untuk melindungi ekosistemnya yang rapuh, dan hanya beberapa area tertentu yang masih bisa diakses oleh pengunjung. Dalam waktu singkat, pulau yang tadinya menampung ribuan wisatawan per hari, kini hanya dihuni oleh satu orang. Pada 2016 lalu, setelah perseteruan hukum selama tiga tahun antara pebisnis Selandia Baru dan pemerintah Italia untuk memperebutkan kepemilikan pulau, pengadilan memutuskan Budelli menjadi bagian dari Taman Nasional Maddalena. Di tahun yang sama, taman nasional itu menentang hak Morandi untuk hidup di pulau tersebut, namun publik segera meresponnya. Petisi yang memprotes penggusurannya berhasil mengumpulkan lebih dari 18.000 tanda tangan, yang efektif menekan politisi lokal untuk menunda pengusirannya tanpa batas waktu. "Aku tidak akan pergi," kata Morandi. "Aku berharap meninggal di sini, dikremasi, dan abuku bertebaran bersama angin." Ia meyakini, semua kehidupan pada akhirnya akan bertemu kembali dengan Bumi bahwa kita semua adalah bagian dari energi yang sama. Keyakinan tentang keterkaitan tersebut mendorong Morandi untuk bertahan di Budelli tanpa kompensasi apa pun. Setiap hari ia mengumpulkan sampah plastik yang terdampar di pantai dan berkutat dengan flora dan fauna. Morandi percaya bahwa mengajari orang-orang bagaimana melihat keindahan akan menyelamatkan dunia dari eksploitasi secara lebih efektif ketimbang dengan cara-cara yang saintifik. Sumber: https:-www.kabar6.com
Memes, National Geographic, and Pink: DARKSIDE
 OF DIMENS
 Morand
 Hidup Ribuan Hari
 di Pulau in
 dan Masih Sendiri
 Tiada vang Meneman
Mauro Morandi (78) mungkin termasuk pria tamvan dan vemverani. Bagaimana tidak, selama 28 tahun, hidup seorang diri di Pulau Budelli. Berawal ketika ia mengetahui bahwa penjaga pulau tersebut memutuskan akan berhenti dari pekerjaannya. Morandi pun mengambil alih posisi tersebut. Taman Nasional Kepulauan Maddaline meliputi tujuh pulau, dan Budelli dianggap sebagai pulau tercantik di antara semuanya berkat Spiaggia Rosa, atau Pantai Pink. Dilansir National Geographic, pada awal tahun 1990-an, Spaggia Rosa disebut sebagai tempat dengan 'nilai alam tinggi' oleh pemerintah Italia. Pantai itu ditutup untuk melindungi ekosistemnya yang rapuh, dan hanya beberapa area tertentu yang masih bisa diakses oleh pengunjung. Dalam waktu singkat, pulau yang tadinya menampung ribuan wisatawan per hari, kini hanya dihuni oleh satu orang. Pada 2016 lalu, setelah perseteruan hukum selama tiga tahun antara pebisnis Selandia Baru dan pemerintah Italia untuk memperebutkan kepemilikan pulau, pengadilan memutuskan Budelli menjadi bagian dari Taman Nasional Maddalena. Di tahun yang sama, taman nasional itu menentang hak Morandi untuk hidup di pulau tersebut, namun publik segera meresponnya. Petisi yang memprotes penggusurannya berhasil mengumpulkan lebih dari 18.000 tanda tangan, yang efektif menekan politisi lokal untuk menunda pengusirannya tanpa batas waktu. "Aku tidak akan pergi," kata Morandi. "Aku berharap meninggal di sini, dikremasi, dan abuku bertebaran bersama angin." Ia meyakini, semua kehidupan pada akhirnya akan bertemu kembali dengan Bumi bahwa kita semua adalah bagian dari energi yang sama. Keyakinan tentang keterkaitan tersebut mendorong Morandi untuk bertahan di Budelli tanpa kompensasi apa pun. Setiap hari ia mengumpulkan sampah plastik yang terdampar di pantai dan berkutat dengan flora dan fauna. Morandi percaya bahwa mengajari orang-orang bagaimana melihat keindahan akan menyelamatkan dunia dari eksploitasi secara lebih efektif ketimbang dengan cara-cara yang saintifik. Sumber: https:-www.kabar6.com

Mauro Morandi (78) mungkin termasuk pria tamvan dan vemverani. Bagaimana tidak, selama 28 tahun, hidup seorang diri di Pulau Budelli. Berawa...